Petugas Medis China Berpelukan Haru, Kasus Baru COVID-19 Sudah Nol, Indonesia?
Para tenaga medis di Hubei, China, tampak saling berpelukan dan terharu usai berjuang melalui masa-masa sulit wabah COVID-19.
Rasa haru mereka membuncah karena provinsi yang mencatat kasus pertama
virus corona itu, baru saja melaporkan bahwa tidak ada kasus selama dua
hari berturut-turut.
Komisi Kesehatan Provinsi mengatakan kepada Xinhua dan dikutip laman World of Buzz, selama dua hari berturut-turut, Provinsi Hubei di China Tengah melaporkan nol dugaan kasus baru. Bahkan jumlah dugaan kasus yang ada telah berkurang menjadi nol setelah dilaporkan pada hari Selasa, 17 Maret.

Provinsi ini melaporkan satu kasus baru dan 11 kematian baru pada hari Selasa, yang menjadikan jumlah total kasus COVID-19
yang dikonfirmasi menjadi 67.800. Namun, pada hari Selasa, Hubei tidak
melihat kasus baru selama 13 hari berturut-turut di semua kota dan
prefektur di luar Wuhan.
Dengan adanya temuan tersebut, para tenaga medis yang terlihat
mengenakan masker dan pakaian berwarna oranye ini saling berpelukan.
Tentu hal ini menjadi hal yang paling mengharukan setelah 3 bulan
lamanya mereka harus bekerja ekstra dalam menangani puluhan ribu pasien
virus corona.
Bahkan mereka harus rela meninggalkan anggota keluarga saat perayaan Imlek Januari lalu. Para tenaga medis diketahui mulai dipulangkan pada Selasa setelah diketahui adanya penurunan jumlah kasus pasien corona di sana.
Komisi Kesehatan Provinsi mengatakan kepada Xinhua dan dikutip laman World of Buzz, selama dua hari berturut-turut, Provinsi Hubei di China Tengah melaporkan nol dugaan kasus baru. Bahkan jumlah dugaan kasus yang ada telah berkurang menjadi nol setelah dilaporkan pada hari Selasa, 17 Maret.
Bahkan mereka harus rela meninggalkan anggota keluarga saat perayaan Imlek Januari lalu. Para tenaga medis diketahui mulai dipulangkan pada Selasa setelah diketahui adanya penurunan jumlah kasus pasien corona di sana.